Waktu Adalah Aset Paling Mahal Dalam Hidup. Tapi Karyawan Justru Yang Paling Menyia Nyiakan Harta Paling Mahal Tersebut

Kita semua sepakat waktu yang sudah lewat tidak dapat kembali lagi. Artinya semua hal yang terjadi tidak dapat diulang lagi dan diperbaiki . Hidup yang kita jalani hari ini adalah akibat dari kita menggunakan waktu di masa lalu. Hidup kita di masa depan tergantung dari bagaimana kita menggunakan waktu di masa kini.

Karyawan adalah orang yang paling tidak menghargai waktu dalam hidupnya.

Karyawan adalah orang yang harus bangun pagi pagi untuk berangkat ke tempat kerja supaya tidak terkena sanksi telat absensi. Kalau tinggal di pinggiran Jakarta , harus bersiap membuang waktu berjam jam di kemacetan di jalan atau harus berdesak desakan di angkutan umum yang melaju menuju tempat kerja. Boro boro olah raga pagi , bisa sampai di tempat kerja tanpa terlambat saja sudah harus bersyukur.

Karyawan juga adalah orang yang sering pulang malam , baik karena terjebak kemacetan di jalan atau karena menuggu angkutan umum yang padat sekali untuk menuju ke rumah. Atau pulang malam karena lembur kerja yang disebabkan beban kerja yang banyak atau target tenggat waktu yang ketat.

Pergi pagi dan pulang malam gaya karyawan adalah gaya yang tidak bikin nyaman karena kalau naik mobil maka rata rata pasti nyetir sendiri sehingga sebelum stress di tempat kerja , sudah disambut stress kemacetan di jalan. Untuk yang naik angkutan umum seperti bus dan kereta, berdesak desakan adalah hal lumrah dan bersabar menunggu angkutan umum juga hal yang lumrah. Jadi rata rata karyawan sudah mengalami stress di jalan , sebelum sampai ke tempat kerja dan juga sebelum sampai ke rumah.

Karyawan rata rata sangat berdedikasi dengan pekerjaannya demi naik jabatan, demi naik gaji.

Waktu yang dipakai karyawan dalam hidupnya pasti sebagian besar tidak jauh dari urusan pekerjaan , buang waktu pulang pergi ke tempat kerja, waktu bekerja di tempat kerja, lembur di tempat kerja, makan siang , snack time bahkan makan malam di tempat kerja. Rumah hanya menjadi tempat numpang tidur beberapa jam saja. Karyawan pasti akan melakukan itu sampai saat pensiun atau saat akhir hayat , tergantung mana yang sampai lebih dulu.

Karyawan rata rata saking sibuknya lupa bergaul dengan teman teman baru, dengan komunitas yang berbeda dengan profesinya. Rata rata hanya bergaul dengan rekan rekan kerja. Jadi pergaulan karyawan rata rata terbatas karena waktu sudah dihabiskan untuk dunia kerja.

Bayangkan jika seorang karyawan yang sudah bekerja 25 tahun di sebuah perusahaan dari sejak kuliah , sangat berdedikasi , sangat rajin , sering lembur , menjabat posisi manajer , tinggal di pinggiran kota Jakarta, pagi pagi sudah ngantor , malam hari baru pulang, hari Sabtu bahkan sering ngantor juga. Banyak sekali kan karyawan yang pola hidupnya seperti itu kan?

Tiba tiba saat di usia 45 tahun , si karyawan mendadak terkena serangan stroke. Kenapa bisa stroke ? Karena si karyawan hampir tidak punya waktu olah raga karena sibuk bekerja dari pagi sampai malam hari setiap hari , tidak sempat makan makanan sehat karena sibuk kerja , jadi asal pesan makanan apa saja di kantor asal bisa cepat selesai makannya dan rata rata makanannya pedas, banyak yang digoreng, banyak yang bersifat junk food. Si Karyawan tersebut karena kerja kantor, rata rata setiap hari hanya duduk saja tanpa bergerak , terkurung di ruangan ber ac sehingga jarang kena sinar matahari , tidak pernah menghirup udara segar selama jam kerja. Si karyawan juga menghadapi beban kerja yang tinggi dan harus melakukan multi tasking setiap hari sehingga tingkat stress juga tinggi. Si karyawan juga stress karena harus menghadapi politik kantor karena banyak yang mengincar posisinya sehingga si karyawan harus selalu membuktikan kalau dia layak memegang posisi manajer tersebut.

Bayangkan di saat stroke dan harus duduk di kursi roda, si karyawan baru tersadar kalau sampai umur 45 tahun banyak hal yang belum dia lakukan. Si karyawan kalau diajak keluarganya berekreasi mengambil cuti selalu bilang nanti, diajak ngumpul bersama teman sekolah selalu bilang nanti, diajak berteman dengan teman baru dari kalangan pebisnis selalu bilang nanti, diajak apapun rata rata selalu bilang nanti.

Nah, disaat si karyawan kena stroke berat , baru si karyawan merenungi semua nanti nanti yang sudah dia ucapkan. Si karyawan mau menikmati hidup alias enjoy life sudah telat karena badan sudah setengah lumpuh. Boro boro mau ke mal , berpindah dari tempat tidur ke kursi roda saja harus dibopong 3 orang. Lupakan menikmati hidup dengan berwisata ke luar kota , apalagi ke luar negeri.

Si karyawan tidak peduli lagi dengan pekerjaan kantornya , tidak peduli lagi dengan resiko posisinya diambil oleh pesaing teman sekantor. Impian si karyawan adalah bagaiman bisa berjalan walaupun harus menggunakan tongkat karena tidak bisa bergerak sama sekali alias lumpuh adalah penderitaan tingkat tinggi.

Si karyawan tidak bisa ngantor lagi sejak kena stroke berat , perusahaan menawarkan si karyawan mengundurkan diri . Pengunduran diri biasanya hanya mendapat sedikit uang penghargaan walaupun sudah 25 tahun bekerja. Si karyawan kalaupun di phk , pesangon 25 tahun bekerjapun tidak ada artinya dibanding kehilangan kenikmatan hidup karena tidak bisa bergerak.

Ngenesnya lagi , si karyawan tidak bisa mewariskan posisi nya sebagai manajer di perusahaan beserta gaji yang diperoleh ke anggota keluarganya yang lain seperti misalnya ke anaknya. Posisi si karyawan digantikan orang lain di perusahaan. Beda ceritanya kalau pemilik perusahaan yang kena stroke berat, posisi si pemilik bisa digantikan anggota keluarga yang lain karena pebisnis bisa mewariskan bisnisnya. Pekerja tidak bisa mewariskan posisi dan jabatannnya.

Dedikasi si karyawan 25 tahun di perusahaan menjadi tidak dihargai karena si karyawan ternyata digantikan orang lain. Jadi hanya dianggap sebutir baut saja , yang kalau copot , bisa digantikan baut lain.

Begitulah hidup karyawan, selalu menjadi keledai yang disuruh bekerja habis habisan untuk keuntungan pemilik keledai. Begitu si keledai sudah tua atau sakit parah maka si keledai disingkirkan.

Bodohnya adalah kok manusia sebagai mahluk yang punya kecerdasan tertinggi di bumi mau jadi keledai ya ?

Seperti apa kita dilahirkan adalah takdir

Seperti apa kita bertumbuh adalah proses

Seperti apa kita di masa tua adalah keputusan

Dimulai dari keputusan hari ini , apa saja yang akan kamu lakukan ?

Anda bisa hubungi :

Yan – Asuransi Allianz

Whatsapp : 0821 8732 8732

Email : bahagia@berbahagia.com

Karyawan Loyal Terhadap Perusahaan , Perusahaan Belum Tentu Royal Terhadap Karyawan, Bahkan Rata Rata Perusahaan Pelit Terhadap Karyawan

Anda sebagai karyawan, anda sangat loyal dan setia kepada perusahaan tempat anda bekerja. Anda membela perusahaan anda mati matian dengan cara bekerja habis habisan dan menghabiskan waktu hidup anda untuk pekerjaan anda.

Sebaliknya perusahaan tempat anda bekerja tidak pernah royal terhadap anda sebagai karyawan. Perusahaan tempat anda bekerja malah pelit terhadap anda sebagai karyawan.

Kalaupun perusahaan tidak pelit terhadap karyawan, paling hanya terhadap karyawan di bidang pemasaran yang mendapatkan komisi tambahan atas penjualan yang berhasil dilakukan. Itupun jumlah komisinya sangat terukur jumlahnya alias tidak bisa bikin kaya.

Ada seorang karyawan yang sangat membela perusahaan mati matian, sampai sampai saat si boss menderita gagal ginjal , si karyawan bersedia mendonorkan ginjalnya untuk menyelamatkan si boss. Konyolnya setelah si karyawan mendonorkan satu ginjalnya ternyata kesehatan si karyawan memburuk sehingga si karyawan jadi sering mangkir kerja karena sakit. Akibatnya si karyawan di pecat. Ngenes tidak ?

Ini link beritanya kalau ada yang berpikir berbahagia.com mengada ada :

https://www.liputan6.com/global/read/392819/karyawati-sumbangkan-ginjal-ke-bos-malah-dipecat

Perusahaan tempat anda bekerja selalu pelit kepada anda sebagai karyawan. Mau bukti ?

Karyawan di tingkat manajer kalau lembur tidak ada tambahan gaji karena lembur. Itu aturan main umum di perusahaan di Indonesia. Nah, anda sebagai karyawan sering lembur gila gilaan karena deadline , karena perusahaan tidak mau merekrut tambahan karyawan untuk tim kerja anda. Anda sering pulang kantor malam hari di atas jam 10 malam, di bisnis periklanan malah lembur itu adalah wajib hukumnya. Nah, pada saat anda mau cuti , anda hanya diberikan hak cuti 12 hari dalam setahun potong cuti massal. Bayangkan anda memberikan waktu dalam hidup anda habis habisan lembur, tapi cuti yang menjadi hak anda tetap maksimal hanya 12 hari dalam setahun potong cuti massal. Terbukti perusahaan pelit terhadap anda sebagai karyawan.

Ada seorang karyawati dibidang akuntansi dan keuangan di sebuah perusahaan di Indonesia yang bekerja dengan penuh dedikasi selama bertahun tahun. Perusahaan melihat karyawati ini sanggup mengerjakan pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh minimal 4 orang dan si karyawati sangat bertanggung jawab. Perusahaan senang sekali dengan karyawati ini karena perusahaan hemat tidak perlu menggaji 3 orang tambahan dan kualitas kerja karyawati ini juga hebat sekali. Karyawati ini sering terlambat makan demi menyelesaikan pekerjaannya dan juga karena stress dalam menyelesaikan pekerjaannya karena beban kerja yang banyak dan sikapnya yang bertanggung jawab, lambat laun kesehatan pencernaan si karyawati terganggu. Terlambat makan dan asam lambung yang sering naik karena stress pekerjaan membuat si karyawati mengkonsumi obat penahan sakit untuk membuatnya tetap sanggup bekerja sampai larut malam setiap hari bahkan hari sabtu sekalipun.

Si karyawati akhirnya menikah , dan pernikahan baru berjalan kurang dari 1 tahun , belum hamil karena tingkat stress si karyawati di pekerjaan dan waktu serta pikiran yang tersita di pekerjaan.

Suatu hari si karyawati ambruk dan akhirnya harus dirawat di rumah sakit. Dokter mendiagnosa kalau lambung si karyawati sudah rusak karena pola makan yang telat, asam lambung yang tinggi karena tingkat stress yang tinggi di pekerjaan serta obat penahan sakit yang dikonsumsi. Si karyawati dirawat 10 hari di rumah sakit dalam kondisi tanpa harapan alias sekarat. Atasan alias big boss tidak menjenguknya sama sekali. Hanya teman teman sekantor yang menjenguknya. Akhirnya pada hari ke 9 si atasan alias big boss datang menjenguk karyawati bagian akuntansi dan keuangan ini di rumah sakit tempat si karyawati dirawat . Si karyawati yang sangat loyal dan setia terhadap perusahaan merasa senang sekali dikunjungi big boss perusahaan tempatnya bekerja . Akhirnya di hari ke 10 si karyawati bisa meninggalkan dunia dengan tenang dan puas setelah dijenguk big boss perusahaan tempatnya mengabdi. Ini cerita nyata .

Di dunia akuntansi terutama yang berprofesi sebagai auditor tentunya pasti dicuci otaknya kalau data audit adalah hal terpenting dan harus diselamatkan kalau ada kejadian darurat. Misalnya jika sedang melakukan tugas audit di luar kota dan tinggal di hotel , disaat terjadi kebakaran di hotel, si auditor harus menyelamatkan data audit dahulu , baru menyelamatkan diri. Padahal yang kerja jadi auditor akuntansi selalu kerja lembur habis habisan sampai tidak pacaran tidak menikah dan ngenesnya total jam kerja lembur selalu disunat dan tidak dibayar dengan alasan budget account untuk klien tersebut sudah jebol sehingga anggaplah lembur yang dilakukan habis habisan sebagai amal terhadap kantor. Bodoh sekali ya ! Amal lebih baik ke lembaga sosial , ke tempat ibadah, ke fakir miskin . Kok amal ke kantor yang tujuan bisnisnya memperkaya diri partner partnernya .

Ngenes bukan? Si karyawati punya hasil karya di bidang akuntansi keuangan di perusahaan tidak terlihat hasilnya langsung di mata big boss sehingga tidak terlalu dianggap oleh big boss peran penting si karyawati di perusahaan. Si karyawati hanya dianggap sebagai sebuah baut kecil saja di perusahaan. Si big boss lebih menghargai team dan orang orang di divisi pemasaran yang dianggap memberikan hasil langsung ke perusahaan dan menjadi nyawa perusahaan karena tanpa ada yang jualan perusahaan tidak berjalan. Bagian akuntansi dan keuangan selalu dilupakan kecuali kalau perusahaan rugi baru ditongkrongin oleh big boss. Setelah si karyawati meninggal, posisinya di gantikan orang lain . Si karyawati yang meninggal dalam waktu cepat dilupakan pernah hadir di perusahaan. Setiap karyawan pasti bisa digantikan karena karyawan itu seperti baut, baut hilang , tinggal cari baut baru.

Si karyawati membela perusahaan mati matian demi gaji yang sebenarnya tidak seberapa karena tidak ada karyawan yang bisa kaya hanya dari gaji. Impossible ! Mustahil ada karyawan yang bisa kaya hanya dari gaji. Gaji hanya membuat karyawan bisa menjalani hidup cukup sampai si karyawan di PHK atau di Pensiunkan. Setelah pensiun atau setelah PHK, itu adalah resiko hidup masing masing ex karyawan.

Seperti apa kita dilahirkan adalah takdir

Seperti apa kita bertumbuh adalah proses

Seperti apa kita di masa tua adalah keputusan

Dimulai dari keputusan hari ini , apa saja yang akan kamu lakukan ?

Anda bisa hubungi :

Yan – Asuransi Allianz

Whatsapp : 0821 8732 8732

Email : bahagia@berbahagia.com