Sebagai Karyawan , Anda Sudah Puas Dengan Jabatan dan Gaji Anda Sekarang ? Puas Beneran Atau Terpaksa Puas Karena Jabatan Dan Gaji Sudah Mentok ?

Anda saat ini sudah puas dengan gaji anda dan jabatan yang anda sandang sekarang ?

Kalau anda dipotong gajinya karena pandemi Covid 19, apakah gaji yang dipotong sudah dipulihkan atau masih dipotong atau bahkan akan dipotong lebih besar lagi?

Karyawan hanya bisa naik jabatan kalau jabatan di atasnya kosong karena atasan nya berhenti kerja , meninggal atau naik jabatan yang lebih tinggi lagi.

General Manager sebuah hotel dari satu jaringan hotel besar , kepala cabang dari sebuah bank yang punya ratusan cabang , kepala cabang dari sebuah bengkel mobil besar yang punya ratusan cabang, kepala cabang dari sebuah showroom mobil yang punya ratusan cabang.

Anda adalah General Manager di kantor pusat. Anda adalah manajer keuangan di kantor pusat. Anda adalah manajer akuntansi di kantor pusat. Anda adalah Vice President di kantor pusat. Anda adalah direktur pemasaran di kantor pusat. Anda adalah corporate secretary di kantor pusat.

Setinggi apapun jabatan anda di perusahaan , selama anda tidak memiliki saham di akte PT, anda adalah karyawan. dan aturan main untuk karyawan sudah pasti yaitu di usia 56 wajib pensiun , hanya bisa berkarir sampai usia 55 tahun.

Disrupsi alias revolusi besar sedang terjadi di dunia perbankan dan dunia perhotelan. Di dunia angkutan taxi sudah terjadi revolusi dengan munculnya angkutan online seperti Uber, Grab, Gojek.

Di dunia perbankan sedang terjadi revolusi besar dengan kemunculan fintech dan digital bank , digital money . Artinya aktivitas perbankan tetap dibutuhkan , tapi banknya sebagai institusi tidak dibutuhkan lagi. Seperti taxi , angkutan untuk orang tetap dibutuhkan tapi bukan dalam bentuk perusahaan taxi lagi.

Di dunia perhotelan juga sedang terjadi revolusi dengan munculnya Airbnb dan banyak yang lain sejenis Airbnb. Artinya orang tetap butuh tempat menginap kalau bepergian, tapi konsepnya bukan dalam bentuk hotel lagi.

Bayangkan anda yang masih berusia 30 tahunan yang meniti karir di dunia perbankan dan di dunia perhotelan, tsunami revolusi menanti anda sebelum anda mencapai usia pensiun. Mengerikan sekali masa depan anda yang berkarir di dunia perbankan dan dunia perhotelan.

Anda yang saat ini sudah memegang posisi senior di perusahaan baik kepala cabang bank,kepala cabang perusahaan,kepala cabang showroom atau bengkel , GM hotel dari perusahaan yang punya ratusan cabang atau hotel. , apakah anda sudah puas dan nyaman?

Anda puluhan tahun bekerja di perusahaan dan loyal ke perusahaan, anda meniti karir di perusahaan secara perlahan dan akhirnya anda mencapai level kepala cabang, level General Manager. Apakah karena anda pintar ? Harusnya tidak mungkin , karena kalau anda pintar , anda tidak perlu buang waktu sampai puluhan tahun untuk mencapai level atas.

Anda puluhan tahun bekerja di perusahaan dan loyal ke perusahaan, akhirnya anda mencapai level kepala cabang, level General Manager, sementara teman teman anda yang mulai bekerja dari awal bersama anda di perusahaan sudah pada menghilang kabur .Anda naik jabatan karena otak sisa tinggal anda, artinya cuma anda satu satunya yang masih tahu semua cerita perusahaan. Jadi anda naik jabatan karena anda satu satunya yang tersisa.

Anda mencapai posisi anda sekarang di level senior perusahaan , di jajaran atas perusahaan disaat usia anda sudah melewati 45 tahun. Anda merasa puas dan nyaman dengan posisi jabatan anda dan gaji yang anda peroleh saat ini.

Sangat nyaman sekali kalau sudah mencapai level atas , jabatan kepala cabang atau GM. Anda dari atas memandang ke bawah.

Sayangnya rasa puas dan rasa nyaman anda tidak abadi. Karena anda di usia 56 tahun wajib pensiun. Jabatan yang anda genggam dicopot dan gaji yang anda peroleh distop karena anda sudah pensiun.

Hanya menikmati rasa puas dan rasa nyaman sebagai level atas dan posisi senior kurang dari 10 tahun. Ngenes rasanya.

Jadi masih puaskah dan masih merasa amankah anda dengan jabatan anda sekarang dan gaji yang anda peroleh sekarang ?

Seperti apa kita dilahirkan adalah takdir

Seperti apa kita bertumbuh adalah proses

Seperti apa kita di masa tua adalah keputusan

Dimulai dari keputusan hari ini , apa saja yang akan kamu lakukan ?

Anda bisa hubungi :

Yan – Asuransi Allianz

Whatsapp : 0821 8732 8732

Email : bahagia@berbahagia.com

KARYAWATI GILA KERJA SAMPAI LUPA NIKAH

Anda lulus kuliah . Anda memasuki dunia kerja. Anda bekerja , anda pekerja keras , anda sering lembur , anda mencapai level manajer bahkan mencapai level manajer senior dan bahkan mencapai level direktur.

Anda adalah karyawati teladan. Anda adalah tipe karyawati yang sangat disukai oleh semua pemilik perusahaan.

Anda gila kerja. Anda masuk kantor pagi hari sampai malam hari dan anda bekerja terus, melakukan aktifitas pekerjaan yang menjadi tanggung jawab anda. Anda sering pulang larut malam, bahkan akhir pekan pun anda masih bekerja.

workalholic – gila kerja

Tiba tiba anda sudah memasuki usia 45 tahun dan anda baru sadar bahwa anda sudah tua saat melihat teman teman seusia anda sudah memiliki anak berusia remaja.

Anda tiba tiba tersadar bahwa anda tidak pacaran selama ini, anda tidak mempunyai hubungan serius dengan seseorang, anda belum menikah. Pas anda reuni dengan teman teman kuliah anda, teman teman kuliah anda membawa anak anaknya yang sudah berusia remaja.

Anda merenungi hidup anda. Waktu yang anda habiskan di dunia kerja. Prestasi dan Gaji yang anda peroleh selama ini menjadi tidak sepadan dengan waktu yang sudah terbuang di pekerjaan.

Gaji anda besar. Tapi anda baru menyadari kesepian .

Anda tinggal dengan orang tua anda. Anda dekat dengan keponakan keponakan anda dan menjadi tante yang baik karena sering mentraktir dan membelikan hadiah ke keponakan keponakan anda.

Anda adalah wanita dan anda sudah terbenam di dunia kerja selama puluhan tahun . Usia 45 anda baru mencari pasangan hidup. Kalaupun anda menikah , kemungkinan memiliki anak sudah meredup. Sebentar lagi anda sebagai wanita memasuki masa menopause. Kalaupun anda akhirnya menikah , hamil di usia diatas 40 tahun tinggi resikonya baik resiko keguguran, resiko gangguan di pertumbuhan janin ataupun resiko ke ibunya.

Lebih ngenes lagi , anda sebagai wanita , tidak menemukan pasangan hidup dan akhirnya anda memasuki usia 55 tahun. Menopause pasti sudah terjadi dan kalaupun akhirnya menikah , tujuan utama menikah untuk memiliki keturunan sudah tidak mungkin terjadi di anda.

Problem hidup wanita kalau lupa menikah dan memasuki usia pensiun di 55 tahun adalah tiba tiba penghasilan bulanan hilang karena sudah pensiun, tiba tibu dunia menjadi sepi karena orang tua tidak bersama kita lagi karena orang tua tidak mungkin abadi umurnya , tiba tiba dunia sepi karena keponakan keponakan kita sudah dewasa dan sudah berkeluarga, memiliki pasangan sendiri dan asyik dengan keluarga mereka sendiri.

tua – kesepian

Anda dekat dengan teman teman kantor anda , tapi teman teman kantor anda juga punya anak dan masing masing teman kantor anda sudah asyik dengan anak anaknya yang sudah mulai dewasa bahkan ada teman kantor anda yang sudah memiliki cucu.

Saudara saudara kandung anda juga tidak bisa menemani anda , karena mereka memiliki anak anak yang sudah beranjak dewasa bahkan sudah berusia dewasa dan lebih memilih berkumpul dengan anak anaknya, bahkan mungkin sudah punya menantu , bahkan cucu.

Di rumah saudara kandung anda , dipajang foto saudara kandung anda dengan pasangannya beserta anak ,menantu dan cucu. Tidak ada foto bersama anda yang dipajang di rumah mereka.

usia tua -makan sendiri – tidak ada yang menemani

Di rumah teman teman anda baik teman teman kantor maupun teman teman ex kuliah atau ex sekolah , dipajang foto teman anda beserta pasangannya beserta anak,menantu dan cucu. Tidak mungkin ada foto bersama anda yang dipajang.

Keponakan keponakan anda yang sudah beranjak dewasa melupakan anda sebagai tante yang royal dan suka traktir waktu mereka kecil. Keponakan keponakan anda sangat memperhatikan ayah ibu kandungnya sendiri , karena hukum alam adalah anak berbakti kepada orang tuanya. Tidak ada hukum alam keponakan berbakti kepada tantenya .

Perusahaan tempat anda mengabdi juga sudah melupakan anda karena anda sudah pensiun. Anda adalah mur dan baut yang bisa digantikan .

Lebih ngenes lagi , kalau anda sudah mengabdi sampai umur 50 tahun dan lupa menikah , tiba tiba perusahaan terimbas pandemi Covid-19 dan anda di PHK.

Tidak ada satupun perusahaan di Indonesia yang memberikan dan membiayai fasilitas pembekuan sel telur . Coba kalau ada , pasti karyawati yang memutuskan mengabdi dan bekerja mati matian untuk perusahaan pasti bisa membekukan sel telurnya di saat usia subur umur 30 an dan saat mendadak tersadar untuk menikah di usia 45 pun masih besar harapan memiliki anak dengan menggunakan sel telur yang dibekukan di usia produktif. Sayangnya tidak ada perusahaan di Indonesia yang memberikan fasilitas itu , tidak ada satupun asuransi di Indonesia yang mau membayar untuk hal itu.

Anda pensiun sebagai karyawati di usia 55 tahun. Anda tidak menikah. Penghasilan bulanan berhenti karena sudah pensiun. Anda harus mulai berhemat karena tidak memiliki anak , yang bisa berbakti kepada anda sebagai orang tua dan menemani anda, memperhatikan anda, bahkan memberikan uang bulanan dan menjaga anda. Anda harus berhemat karena sudah tidak memiliki penghasilan bulanan, anda hidup dari tabungan , anda harus menjaga kesehatan karena kalau sakit tidak ada yang bisa anda bikin repot.

usia tua – tapi harus melakukan segalanya sendiri

Di kehidupan sehari hari wanita yang telat menikah disebut perawan tua. Bahasa Inggris pun mengakui hal ini karena ada kata ” SPINSTER ” yang artinya perawan tua.

Tapi kalau anda sudah memasuki usia 55 tahun dan pensiun dari perusahaan yang anda cintai dan tempat anda mengabdi dari muda , maka anda disebut nenek perawan tua , karena sudah masuk usia setengah abad

tua – kesepian

Anda pensiun di umur 55 tahun . Gelar karyawati sudah tidak bisa anda sandang lagi. Perusahaan tempat anda bekerja tetap berjalan dan bahkan makin berkembang karena anak pemilik perusahaan sudah mengambil alih tampuk kepemimpinan dan mengembangkan perusahaan dengan cara modern. Tanpa kehadiran anda pun perusahaan tetap berjalan karena pemilik perusahaan memiliki anak yang meneruskan usahanya.

Itulah kenyataan hidup yang tidak pernah disadari wanita karir yang melupakan kodratnya.

Seperti apa kita dilahirkan adalah takdir

Seperti apa kita bertumbuh adalah proses

Seperti apa kita di masa tua adalah keputusan

Dimulai dari keputusan hari ini , apa saja yang akan kamu lakukan ?

Anda bisa hubungi :

Yan – Asuransi Allianz

Whatsapp : 0821 8732 8732

Email : bahagia@berbahagia.com