Kalau kita bekerja di sebuah perusahaan , mungkin nga gaji kita naik berlipat lipat dalam waktu 5 tahun ?
Sepanjang pengalaman hidup saya bergaul dengan yang menjadi karyawan , jika anda menjadi karyawan di sebuah perusahaan , anda mengalamin naik gaji setiap tahun itu berkisar antara 5 persen sampai 20 persen , itu namanya kenaikan incremental . Naik 5 persen itu kenaikan formalitas karena inflasi real itu diatas 5 persen. Naik 10 persen sampai 20 persen itu sudah besar.
Anda hanya bisa mengalami kenaikan gaji 100 persen atau lebih jika anda pindah perusahaan dan berhasil menyakinkan perusahaan baru tempat anda melamar untuk merekrut anda dengan standar gaji yang anda impikan.
JIka anda tetap bertahan di satu perusahaan , maka kenaikannya hanya bersifat kenaikan kecil yang tidak mungkin sampai hitungan berlipat lipat.
Anda mungkin naik gaji berlipat lipat jika anda hoki kebetulan atasan anda atau pemilik perusahaan menyeberang jalan dan hampir ditabrak mobil yang melaju kencang dan anda berhasil menariknya di saat kritis dan menyelamatkannya.
Anda mungkin naik gaji berlipat lipat jika anda hoki kebetulan memergoki atasan anda atau pemilik perusahaan selingkuh dan anda memiliki bukti rekaman video nya dan kebetulan si atasan atau pemilik perusahaan takut dengan pasangannya sehingga takut anda membocorkan rahasia selingkuhnya.
Tapi di luar kejadian luar biasa yang memungkinkan anda naik gaji berlipat lipat, maka kenaikan gaji anda hanya bersifat simbolik atau naik sedikit demi sedikit setiap tahun selama anda setia bekerja di sebuah perusahaan tanpa menjadi kutu loncat.
Saya mengenal seseorang yang sejak lulus dari SMA atau kelas 12 istilah sekarang sudah bekerja di sebuah perusahaan nasional yang terkenal di bidang otomotif . Dia memulai dari bawah dan sambil bekerja dia kuliah di bidang teknik karena untuk naik pangkat harus lulusan S1. .
Dari umur 18 dia berkarir di perusahaan tersebut dan bekerja di divisi otomotif , dari level bawah dia merangkak naik sampai menjadi kepala cabang. Posisi kepala cabang dicapai di umur 30 an dan sejak itu tidak pernah naik posisi lagi dari posisi kepala cabang dan hanya ditempatkan di cabang yang berbeda beda.
Bahkan sampai ditempatkan di cabang di luar Jabodetabek yang mengharuskan keluarga yakni isteri dan anak ikut pindah.
Bayangkan jika anda yang demi mencari sesuap nasi bekerja sebagai karyawan dan harus menempuh perjalanan jauh berjam jam dari tempat tinggal ke tempat kerja , ini malah harus pindah ke luar kota boyong keluarga.
Saat ini usianya sudah mencapai usia 53 tahun dan 2 tahun lagi pensiun yakni di usia 55 tahun.
Setiap hari wajib berangkat pagi jam 6 pagi dan sampai di rumah jam 7 malam dan bekerja dari senin sampai sabtu , kebetulan sabtu sampai jam 3 sore jam kerjanya .
Tahukah anda berapa gaji terakhir yang dia peroleh saat ini ? Sekitar 35 juta rupiah Take Home Pay .
Artinya dia setia mengabdi ke perusahaan selama 35 tahun dari usia 18 tahun sampai usia 53 tahun dan memperoleh gaji 35 juta rupiah saat ini per bulan.
Anggap saja dia memulai bekerja di usia 18 tahun memperoleh gaji 1 juta rupiah per bulan , di usia 19 tahun dia dapat kejutan naik gaji 100 persen jadi 2 juta rupiah per bulan , di usia 20 tahun dia naik gaji 50 persen menjadi 3 juta rupiah per bulan , di usia 21 tahun dia naik gaji 25 persen jadi 4 juta rupiah per bulan , semakin lama dia bekerja kenaikan gaji nya semakin kecil dan alhasil di usia 53 tahun atau setelah dia berkarir 35 tahun dia memperoleh gaji 35 juta Take Home Pay setiap bulan.
Artinya kalau mau dibuat sederhana dari usia 18 tahun sampai usia 53 tahun dia memperoleh kenaikan gaji rata rata 1 juta rupiah per tahun .
Cerita hidup orang ini banyak di alamin anda yang saat ini menjadi karyawan dan yang berusia 40 tahun ke atas dan setia pada satu perusahaan pasti merasakan membaca cerita hidup pribadi dalam memperoleh gaji dalam perjalanan hidupnya.
Karena dia bekerja di perusahaan swasta otomatis tidak ada uang pensiun bulanan. dan saat dia pensiun di umur 55 tahun dia berhak mencairan tabungan pensiun dia di BPJS Kesehatan yang mungkin nilainya mencapai 1 milyar rupiah mengingat masa kerjanya yang lebih dari 35 tahun.
Tapi apa sih arti tabungan pensiun yang diambil kalau di saat pensiun tidak ada penghasilan dan harus hidup dari tabungan atau bakti anak. Problem terbesar bagi karyawan yang pensiun adalah umur terlalu panjang sehingga kualitas hidup menurun setelah pensiun.
Saya bertanya padanya apa yang ingin dilakukan setelah pensiun ? Jawabannya simple beli franchise dan hidup dari keuntungan bisnis franchise yang dibeli .
Untuk membeli franchise pasti butuh uang dan diperoleh dari mencairkan tabungan hari tua nya.
Padahal kita tahu mayoritas franchise itu usianya dibawah 5 tahun .
Saya tanya kira kira mau beli franchise apa ? Jawabannya ada beberapa alternatif – mixue atau warteg atau air isi ulang.
Ini realita hidup , selama 35 tahun bekerja sebagai karyawan , dia tidak punya teman kecuali teman teman sekantor .
Ini realita hidup , selama 35 tahun dia tidak pernah berbisnis sehingga dia tidak tahu seberapa ganasnya hukum rimba dunia bisnis.
Selama ini dia dan keluarga hidup berhemat untuk memiliki uang lebih untuk membeli properti dengan pikiran saat pensiun bisa hidup dari uang sewa properti. Tapi anda bisa bayangkan dengan gaji 35 juta per bulan , tentunya tidak mungkin membeli properti premium di lokasi premium dan pasti properti yang sanggup dibeli ada di pinggiran kota yang nilai sewa nya sebenarnya tidak besar.
Mobil yang dikendarai saat ini adalah milik perusahaan dan jarang perusahaan saat ini memberikan mobil sebagai milik kepada karyawan dan karena itu adalah mobil dinas otomatis saat pensiun mobil ditarik kembali oleh perusahaan.
Ini lah realita hidup seorang karyawan yang setia kepada 1 perusahaan dari lulus sekolah sampai pensiun.
Waktu tersita habis untuk perusahaan sehingga tidak punya waktu untuk memperluas pergaulan pribadi.
Semua aktifitas yang dilakukan dalam dunia kerja pasti bukan inisiatif sendiri karena pasti berdasarkan rencana kerja perusahaan dan diawasi oleh atasan dan dinilai karena pasti ada KPI untuk penilaian prestasi sehingga tidak pernah punya kemampuan berinisiatif seperti para pebisnis.
Begitu dia pensiun , dia adalah dambaan semua penipu karena dia memiliki dana hasil pencairan tabungan pensiun yang dia harus investasikan ke bisnis produktif untuk menghasilkan uang untuk hidup sehari hari karena sebagai karyawan swasta dia tidak memperoleh uang pensiun bulanan.
Cerita di atas adalah cerita nyata dan saya akan mengikuti terus perjalanan hidup dia sampai dia pensiun nanti di tahun 2027 untuk melihat problem hidup karyawan yang pensiun dan harus mencari cara untuk memanfaatkan tabungan pensiun di BPJS Tenaga Kerja agar menghasilkan uang bulanan untuk hidup sehari hari tanpa menurunkan kualitas hidup dan mencoba pindah kuadran menjadi pebisnis di usia 55 tahun tanpa pernah memiliki pengalaman berbisnis sama sekali dan tanpa memiliki pergaulan yang luas karena saat bekerja waktu habis untuk perusahaan.
Jika anda saat ini masih belum berani untuk keluar dari zona nyaman sebagai karyawan , anda bisa melakukan aktifitas sambilan bergabung dengan berbahagia.com dan di satu titik jika penghasilan sambilan anda ini sudah menyamai bahkan melebihi gaji anda, anda tentu bisa lebih plong meninggalkan zona nyaman sebagai karyawan.

Leave a comment